“Dashboard OSS saat ini belum bisa kami buka untuk konfirmasi mengetahui siapa yang sudah melakukan pendaftaran online dari rumah, namun kami dijanji oleh Kementerian Investasi bahwa dashboard ini sudah bisa kita buka pada akhir September ini sehingga kita bisa lihat siapa saja yang sudah dapat izin dan yang belum, ” ujarnya.
Sementara total investasi yang masuk melalui 68 pelaku usaha yang sudah mendapatkan izin OSS RBA yakni sebesar Rp. 3,226 miliar. Sedangkan total investasi sejak bulan Januari hingga Agustus 2021 sebesar Rp. 24,462 miliar yang berasal dari 189 pelaku usaha.
Adapun jumlah izin yang dikeluarkan sejak bulan Januari lalu hingga kini sebanyak 1.124 izin dengan total pendapatan asli daerah (PAD) yang diperoleh sebesar Rp. 253 juta lebih.
Terkait hal ini, Bupati ASA menganggap kemudahan berusaha melalui aplikasi OSS ini merupakan peluang yang besar bagi pelaku usaha dalam mengurus perizinan-perizinan dengan mudah karena dapat diakses secara mandiri melalui internet.
“Kemudahan berusaha melalui izin yang diberikan kepada UMKM, selain mendorong pertumbuhan usaha di level mikro dan kecil juga menarik calon-calon investor baru,” tukasnya. (tw-irwan)
Editor: Manaf Rachman
















