“Setelah ada keinginan untuk mengikuti kakak saya, kemudian saya mencari program biaya siswa atau pertukaran pelajar SMA sederajat melalui internet dan akhirnya mencoba untuk mendaftar, ” katanya.
Putra dari pasangan H. Idrus dan Hj. Hastati Hasan ini harus melewati berbagai tahapan seleksi selama satu tahun lebih, seleksi dilakukan secara online dikarenakan pandemi Covid-19 dan akhirnya pada tanggal 21 april 2021, Leo dinyatakan sebagai finalis program KL-YES.
Soal pembiayaan, Leo membocorkan sepenuhnya ditanggung Pemerintah Amerika Serikat, mulai dari keberangkatan, tempat tinggal dan sebagainya.
Iapun berharap doa dan dukungan dari Pemerintah dan masyarakat Sinjai agar mampu mengikuti program ini dan membawa nama baik Kabupaten Sinjai di Amerika Serikat.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 5 Sinjai Aribe saat ditemui disekolahnya, mengaku bangga dengan prestasi yan diraih oleh salah satu siswanya.
“Kami harapkan pelajar yang dikirim dalam pertukaran pelajar bisa menjadi sumber pengaruh bagi teman-temanya untuk memiliki wawasan global,” ucapnya.
Aribe menjelaskan selama Tulus Ikhlas ikut pertukaran pelajar, sekolah akan memberikan cuti akademik. Begitu kembali ke Indonesia bisa kembali melanjutkan mata pelajaran yang belum diselesaikan.
Ucapan selamat juga disampaikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel A. Sudirman Sulaiman melalui Instastory di akun Instagram miliknya. (tw-irwan)
Editor: Manaf Rachman
















