Lebih lanjut ASA mengatakan, berkat jerih payah petani, di Sinjai tiap tahun mengalami surplus pangan, maka sudah sepatutnya kita berterima kasih kepada para petani yang ada di Sinjai.
“Karena berkat petani, maka kehidupan di daerah kita tetap terjaga. Kami memberikan penghargaan kepada para petani dan semua pihak yang terlibat dalam pemenuhan pangan nasional. Petani yang bekerja setiap hari menyediakan makanan buat kita layak disebut pahlawan pangan,” ungkapbya.
Bupati lulusan Magister di Monash University Australia ini menambahkan, tantangan pertanian di masa pandemi memang tidak mudah, karena terjadi perlambatan ekonomi yang cukup signifikan. Namun sektor pertanian terus bergerak cepat dan melaju dalam memenuhi kebutuhan pangan.
Maka peringatan Hari Pangan Sedunia tahun ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi dan menginovasi sektor pertanian, khususnya kesejahteraan para petani.
“Inilah kenapa begitu pentingnya penanganan masalah pangan. Namun peringatan ini menunjukkan ketahanan pangan di Sinjai sangat produktif dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional,” tutup Bupati ASA. (hms-irwan)
Editor: Manaf Rachman
















