“Penurunan ini disebabkan oleh aktivitas pemeliharaan yang terjadi pada triwulan pertama tahun ini,” kata Bernardus Irmanto melalui keterangan resminya, Selasa, 19 Oktober 2021.
Bernardus Irmanto menyebutkan, pihaknya akan mengoptimalkan produksi sesuai dengan rencana di sisa teriwulan terakhir 2021 sekaligus menerapkan standar protokol kesehatan dan keselamatan kerja yang tinggi. Dengan membaiknya kondisi pandemi covid dan semakin turunnya level PPKM, maka diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi perusahaan.(naja)
Editor: Manaf Rachman
















