“Karena ini kalau diolah dengan baik bisa menghasilkan uang. Jadi ikan tokek yang dulunya menjadi tidak bernilai, sekarang bisa bernilai ekonomi,” ujarnya.
Amran Mahmud pun mengucapkan selamat mengikuti pelatihan kepada seluruh peserta. Dirinya berharap, para peserta nantinya bisa memanfaatkan ilmu yang diperoleh dengan baik.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wajo, Ir Nasfari menyebut, telah melakukan dua kali riset untik ikan sapu-sapu ini.
“Riset pertama bisa jadi olahan seperti dibuat olahan, bakso, abon dan nugget. Kedua, dapat dimanfaatkan menjadi tepung ikan dan sumber protein utama untuk pembuatan pakan bagi ikan budi daya,” sebutnya.
Untuk diketahui, kegiatan pelatihan pengolahan pakan dari Ikan Sapu-Sapu diikuti sekitar 80 peserta dari masyarakat nelayan pesisir Danau Tempe.(Din)
Editor: Manaf Rachman
















