“Sehingga bila terjadi musibah bencana, maka sudah dapat diantisipasi dengan menggerakkan lumbung sosial yang tersedia dan personil terlatih yang dapat digerakkan pada kesempatan pertama,” ujarnya.
Dikatakan, selama pelatihan yang berlangsung dari tanggal 16 sampai dengan 18 November 2021 peserta latih memperoleh pengetahuan di bidang mitigasi bencana, evakuasi, dapur umum lapangan, membangun Shelter untuk pengungsi serta tehnik pertolongan terhadap korban, termasuk penanganan trauma healing bagi pengungsi.(syakh)
Editor: Manaf Rachman
















