Home / Pendidikan

Selasa, 30 November 2021 - 12:56 WIB

40 Sekolah di 3 Kecamatan Jadi Sasaran Program Respons Covid 19 Save The Chlidren di Wajo

Bupati Wajo H. Amran Mahmud memberikan sambutan pada penutupan program respons Covid 19 oleh Save The Chlidren.

Bupati Wajo H. Amran Mahmud memberikan sambutan pada penutupan program respons Covid 19 oleh Save The Chlidren.

Dikatakan bahwa bantuan yang diberikan berupa bantuan paket belajar, sabun cuci tangan dan buku bacaan, dukungan guru kunjung dan lainnya.

“Program ini sebagai bagian dukungan bagaimana di masa pandemi ini anak bisa mendapatkan hak pendidikan yang baik dan maksimal,” ujarnya.

Baca Juga:  Jalur Malino Harus Bebas Truk di Hari Sabtu

Ihwana Mustafa mengharapkan, dengan dukungan kecil dari program Save The Chlidren, menjadi motivasi bagi anak terus semangat belajar.

Sekretaris Disdikbud Wajo Mahmud Bara menyampaikan apresiasi kepada Save The Chlidren, karena merupakan salah satu forum yang memberikan bantuan untuk pemenuhan hak anak yang jauh dari ibukota kabupaten.

Baca Juga:  Sekdisdik Sulsel Jadi Pembina Upacara Peringatan Hardiknas 2023

“Kami mengharapkan Save The Chlidren, kalau ada program yang bersentuhan Lagi dengan pendidikan agar Wajo kembali diprioritaskan,” harapnya.(zah)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Pimpinan dan Anggota DPRD Wajo Hadiri Upacara Hardiknas 2026

Pendidikan

Hari Pendidikan Nasional 2026: Perempuan, Pendidikan, dan Tantangan Digitalisasi di Era Modern

Daerah

Pemkab Pinrang Menunjukkan Keseriusannya Menyokong Program Sekolah Rakyat

Pendidikan

Bangun Kolaborasi dan Sinergitas, Kepala Dinas Kebudayaan Terima Kunjungan Kerja RRI Makassar

Pendidikan

Bahas Zonasi Kota Tua, Bangunan OCB dan ODCB, Kepala Dinas Kebudayaan Audiensi ke Wali Kota Makassar

Pendidikan

Ratusan SD di Makassar Kompak Olah Sampah Jadi Eco Enzym di Momentum HGN 2025

Pendidikan

Seleksi Transparan, Disdik Makassar Petakan Kompetensi Calon Kepala Sekolah

Pendidikan

Pemkot Makassar Siapkan Kuota Sekolah Unggulan untuk Siswa Kurang Mampu