MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Tim Peneliti dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui program ini mampu mengupayakan budidaya ikan Beloso di Danau Tempe Wajo.
Peningkatan bobot yang diperoleh memang relative masih kecil, namun Tim Peneliti ini berhasil membudidayakan ikan Beloso ini dengan baik. Jika selama ini ikan Beloso dikenal sangat sensitive dan sulit untuk bisa bertahan hidup, maka Tim Peneliti yang diketuai oleh Dr. Ir. Hasnidar, MS, bisa membudidayakannya.
Tim peneliti yang diketuai oleh Dr. Ir. Hasnidar, MS dengan anggota Dr. Ir. St. Hadijah, M.P; Dr. Ir. Ilmiah, MSi dan Dr. Ir. Bakhtiar Ibrahim, M.P di bulan Desember 2021 ini mendapat kepercayaan untuk melakukan penelitian lewat Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian PTS 2021.
Penelitian yang dilakukan saat ini adalah Uji Palatabilitas Jenis Pakan Pellet Pada Ikan Beloso (Glossogobius sp) Dalam Rangka
Penerapan Program MBKM Jalur Riset.
Salah seorang anggota tim peneliti, Dr. Ir. Bakhtiar Ibrahim, M.P. mengatakan bahwa, ikan baloso ini sangat digemari oleh masyarakat di sekitar Danau Tempe yang mencakup tiga kabupaten yaitu Kabupaten Wajo, Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Soppeng. ”Masyarakat di tiga Kabupaten ini setiap harinya hanya mampu mengadakan ikan Beloso dengan cara penangkapan di Alam. Budidaya ikan Beloso ini belum pernah dilakukan,” ujar Bakhtiar, Rabu, 23 Desember 2021.
Dengan keberhasilan penelitian ini, maka dapat dikatakan bahwa usaha domestikasi ikan Beloso ini dapat dilakukan. Penelitian ini juga diharapkan akan dapat menjaga keberlangsungan dan kelestarian kehidupan ikan Beloso di Danau Tempe.
















