Dirinya mengungkapkan, ada total 9 armada yang dikerahkan untuk memadamkan kobaran api, termasuk 3 diantaranya merupakan armada dari Kabupaten Bone dan Bulukumba.
“Jadi total armada yang diturunkan itu adalah 9 unit, 6 di antaranya adalah milik kita. karena kami juga memerintahkan sektor Sinjai Selatan dan Sinjai Barat untuk menurunkan armadanya,” bebernya.
Agung menambahkan, “Kemudian kami juga meminta bantuan armada dari Bone dan Bulukumba. Alhamdulillah teman-teman mengirim armadanya 2 unit dari Bone, dan 1 dari Bulukumba,” sambungnya.
Api akhirnya berhasil dijinakkan setelah pemadam melakukan upaya selama kurang lebih 3 jam lamanya.
“Alhamdulillah kita berhasil memadamkan api sekitar pukul 06.00 WITA tadi. Setelah itu kita melakukan pendinginan, dengan membongkar puing-puing bangunan dan baru selesai sekitar jam 11.30 WITA siang,” pungkasnya.
Terakhir, Kadis Kominfo Sinjai, Tamzil Binawan berpesan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dan termakan berita hoax yang beredar terkait kebakaran di Pasar Sentral,
“Dimohon agar masyarakat bijak dalam menyikapi musibah yang menimpa masyarakat Kabupaten Sinjai. Untuk saat ini, kita berharap doanya agar korban bisa tabah menerima cobaan dan ujian ini, Insya Allah pemerintah tidak akan tinggal diam menghadapi persoalan ini,” pesannya.
Sekedar diketahui, kebakaran ini menghanguskan ratusan kios dan los jualan milik warga, dan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Adapun penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak kepolisian, dan peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. (Irwan )
Editor: Manaf Rachman
















