Tapi hal ini akan mengundang semua pihak dengan didukung oleh dinas terkait lainnya.
Bahkan PHRI Sulsel, la jutanya, juga akan membuat festival ikan bolu bagi hotel di Sulsel termasuk kunjungan lapangan ke tambak ikan bolu di Pangkep dan Maros.
Selain itu, PHRI juga akan menggelar festival kopi yang juga sangat dikenal.
Anggiat juga menyoroti hadirnya pajak yang berkeadilan, pajak hiburan 35 persen yang dinilai terlalu tinggi, padahal rata-rata pajak industri pariwisata khususnya hotel hanya memperoleh omzet sebesar 25 persen, sehingga banyak usaha hiburan restoran dan pijat spa di hotel yang tutup di Kota Makassar.
“Untuk itulah perlu ada kajian soal pajak yang berkeadilan tersebut yang diterapkan di Makassar,” pungkas Anggiat Sinaga.(Manaf)
Editor: Ismail Asnawi
















