Home / Sulsel

Rabu, 30 Maret 2022 - 07:03 WIB

Healty Cities Summit Semarang: 2022, Wali Kota Danny Paparkan Inovasi Kemandirian dan Tata Kelola RSUD

Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, Saat Menjadi Narasumber Dalam Seminar Nasional Inovasi Penguatan Kemandirian dan Tata Kelola Serta Best Practice Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Yang Dilaksanakan di Pancowati Patra, Semarang Hotel and Convention, Selasa 29 Maret 2022.

Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, Saat Menjadi Narasumber Dalam Seminar Nasional Inovasi Penguatan Kemandirian dan Tata Kelola Serta Best Practice Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Yang Dilaksanakan di Pancowati Patra, Semarang Hotel and Convention, Selasa 29 Maret 2022.

MEDIASINERGI.CO, SEMARANG — Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto tampil sebagai narasumber pada Seminar Nasional Inovasi Penguatan Kemandirian dan Tata Kelola serta Best Practise Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Seminar Nasional ini merupakan sesi keempat dari rangkaian acara event Summit Seminar dan Expo Kabupaten/Kota Sehat (Healthy City Summit) Tahun 2022 di Kota Semarang, yang diadakan di Pancowati Patra, Semarang Hotel dan Convention, Selasa 29 Maret 2022.

Seminar ini juga merupakan bentuk kerjasama Pemkot Semarang bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang diketuai Bima Arya yang juga Wali Kota Bogor.

Baca Juga:  Walikota Makassar, Lorong Wisata Jadi Solusi Masalah Lingkungan

Di hadapan peserta yang hadir, Wali Kota Danny berbagi pengalaman tentang bagaimana proses transformasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar, dari rumah sakit daerah yang tidak diperhitungkan kini menjadi rumah sakit daerah yang modern.

Danny menuturkan bahwa, pada saat dirinya terpilih menjadi Wali Kota periode pertama, dirinya fokus membangun bidang kesehatan.

“Suatu kehormatan bagi saya, membangun sistem kepala kesehatan Rumah Sakit Daya. Dimana rumah sakit milik Pemkot tersebut sekarang istimewa karena 97,5 persen menanggung BPJS dari 1,6 juta penduduk yang menetap di Makassar,” ujar Danny.

Baca Juga:  Usai Cuti Bersama, Amanat Apel Pagi Danny Akan Benahi SDM Pemkot

Danny menjelaskan, akibat konsekuensi yang tidak bisa menahan laju urbanisasi di karenakan hampir kurang lebih 100 ribu warga keluar masuk Makassar.

Menurut Danny, yang menjadi persoalan utama di kota besar adalah mereka yang tidak terbit KTP nya, karena akte kelahiran tidak terbit, akte kelahiran dari kampung asalnya tidak ada.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Duduk Bareng Pemkot, Petinggi Pertamina Bongkar Skema Baru Atasi Antrean Solar di Makassar

Sulsel

6.000 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Wajo untuk Warga Kampung Baru Desa Nepo

Sulsel

Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja

Sulsel

Pemkot Makassar Respons Kekeringan, Air Bersih dari PDAM Disalurkan Menjangkau ke 9 Kecamatan

Sulsel

Perjuangan Gubernur Sulsel, PI 10 Persen Disetujui KKKS Dirjen Migas, Andi Rosman: Segera Ditindaklanjuti

PWI

Perkuat Sinergi, PWI Sulsel dan Bank Mandiri Penjajakan Kemitraan Strategis

PINRANG

Paguyuban UPT SDN 240 Pinrang Laksanakan Peringatan Maulid Nabi Dengan Meriah Dan Hikmat

SOPPENG

Selle Ks Dalle: Jadikan Akhlak Rasulullah sebagai Teladan dalam Kehidupan Sehari-Hari