“Kurang lebih 190 personil gabungan yang diturunkan di Kabupaten Gowa,” ungkapnya.
Oleh karena itu, kami mengajak para pemudik bisa kembali lebih cepat agar menghindari potensi kemacetan dan memonitor titik-titik macet pada semua platform media yang ada agar bisa menyediakan alternatif jalan lain jika titik yang ingin dilaluinya terjadi kemacetan.
“Kami himbau kepada para pemudik kalau bisa sebaiknya kembali lebih cepat dan memonitor di sosmed dan media dan lainnya titik-titik kepadatan yang ada sehingga jika kedapatan macet sudah ada alternatif lain yang disiapkan,” harapnya.
Dalam Rapat Koordinasi tersebut, Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Nana Sudjana menyebutkan titik rawan macet saat arus balik yang diprediksi pada tanggal 6-8 Mei ini yaitu di Kabupaten Maros Jalan Poros Maros dan Jalan Poros Camba, Kota Makassar di Simpang Lima Bandara, Kabupaten Gowa di Jembatan Kembar, Pasar Panciro, Kalukuang Boka, Pertigaan Limbung, Kabupaten Takalar di Lertigaan Jalan Diponegoro, Pertigaan Topejawa dan Kabupaten Jeneponto di Jembatan Tamalatea.
“Yang perlu diantisipasi pada saat arus balik ini agar mengurangi kemacetan yaitu penyempitan jalan, kendaraan mogok, laka lantas, pasar tumpah, kemacetan arus lalin di ruas jalan toko oleh-oleh, dan antrian SPBU. Sehingga perlu adanya tindakan termasuk menyediakan mobil derek, pengaturan lalu lintas di lokasi lakalantas dan berkomunikasi dengan unsur-unsur yang disebutkan itu,” ungkapnya.
Selain Bupati Gowa, Rapat Koordinasi ini turut diikuti secara virtual oleh Sekda Gowa, Kamsina bersama Kapolres Gowa dan Kasdim 1409 Gowa serta Camat dan Lurah/Desa se-Sulawesi Selatan.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















