“Wajo ini adalah Bumi Lamaddukelleng, di mana Lamaddukelleng ini adalah salah seorang pahlawan perjuangan kemerdekaan. Kita harus junjung tinggi nama pahlawan karena sebelum kita ada, mereka sudah berjuang. Karena merekalah kita bisa berdiri saat ini,” ucapnya.
Letkol Inf. Budi Kusworo menjelaskan bahwa tujuan dari Wasev ini adalah untuk mengetahui progres pelaksanaan dari TMMD ke-113 di Wajo ini serta kendala yang dihadapi.
Pelaksanaan TMMD ini wujud dari sinergitas Pemkab Wajo dan Kodim 1406/Wajo serta Polres Wajo. Sasarannya adalah peningkatan akselerasi pembangunan agar dapat mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, memantapkan wawasan kebangsaan, membangun persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kesadaran bela negara, dalam bentuk sasaran fisik dan nonfisik.
Hadir pada pertemuan ini, Dandim 1406 Wajo, Letkol Inf. Muhamad Juanda Dinata, selaku Dansatgas TMMD ke-113 Wajo, Ketua DPRD Wajo diwakili legislator DPRD Wajo, Irfan, Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam, Sekda Wajo, Armayani, staf ahli, Kepala Dinas PUPRP, Andi Pameneri, Camat Maniangpajo, Jalil, serta jajaran Kodim 1406/Wajo dan undangan lainnya.
Pelaksanaan TMMD di Wajo telah berlangsung sejak 11 Mei lalu dan rencananya akan berakhir pada 9 Juni nanti. (SAF)
Editor: Manaf Rachman
















