“Seperti yang pak wali kota sampaikan, ‘The city of Bern will forever be deeply connected to us…’ Doa terbaik mamah dalam setiap helaan nafas,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Eril hilang saat tengah berenang di Sungai Bern, Swiss.
Kala itu, dia bersama keluarganya memang tengah berada di negara tersebut untuk mencari sekolah.
Eril berenang bersama adiknya dan temannya. Namun, saat akan naik ke permukaan, Eril hanyut karena arus sungai yang cukup deras.
Pencarian Eril telah dilakukan dengan berbagai metode, termasuk jalan kaki, drone, perahu, hingga selam.
Sayangnya, petugas menghadapi berbagai kendala, termasuk sungai yang keruh dan suhu dingin, hingga saat ini pencarian Eril belum membuahkan hasil.(***)
Editor: Aulia Rachma Dinantika
















