Amran Mahmud pun meminta kepada Sekda Wajo agar memberikan atensi khusus dengan melibatkan sponsor untuk menyiapkan hadiah yang lebih besar pada pelaksanaan lomba ke depan. Hal ini untuk memberikan motivasi lebih kepada masyarakat, pelajar, aparatur sipil negara (ASN), maupun pihak lain yang inovasinya terpilih menjadi juara. Ini juga dimaksudkan agar lebih banyak inovasi lahir ke depannya.
Untuk Lomba Inovasi Daerah kali ini, besaran uang pembinaan Rp4 juta untuk juara satu, Rp3 juta untuk peringkat kedua, dan Rp2 juta untuk peringkat ketiga dari masing-masing kategori. Kepada para peserta yang telah mengikuti lomba dan panelis juga diserahkan sertifikat penghargaan.
Pada kegiatan yang turut dihadiri para kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Wajo, camat, pimpinan perguruan tinggi Wajo, para panelis, para inovator, serta undangan lainnya, Amran Mahmud menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara, yakni Bappelitbangda Wajo dan panelis, atas kesuksesan lomba ini.
Sebelumnya, Kepala Bappelitbangda Wajo, Andi Pallawarukka, menjelaskan tema yang diusung pada lomba inovasi yaitu peningkatan kesejahteraan dan daya saing daerah.
“Tema ini diangkat untuk memacu kreativitas masyarakat dengan memanfaatkan segala potensi sumber daya yang kita miliki agar masyarakat bisa lebih sejahtera dan daya saing daerah Kabupaten Wajo bisa lebih meningkat,” tuturnya.
Selain itu, lomba ini bertujuan mendorong peningkatan kinerja dan pelayanan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang efesien dan efektif.”Saya harapkan melalui lomba ini, kreativitas dan inovasi perangkat daerah dan masyarakat dapat meningkat, sesuai dengan karakteristik masalah dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.(far)
Editor: Manaf Rachman
















