“Alhamdulillah, menunggu selesai ia mengajar, jam 11 tadi kami bertemu dan saya haturkan rasa terimakasih saya,” kata dia.
Dalam pertemuan dengan Geraldine, guru tersebut mengaku selalu melihat ke arah Sungai Aare saat berjalan menuju sekolah, dengan harapan bisa menemukan Eril.
Hal itu dilakukan karena seluruh warga Kota Bern tahu tentang musibah yang menimpa Eril. Ia pun memahami perasaan Ridwan Kamil dan keluarga karena memiliki dua anak.
“Kami warga Kota Bern, tahu semua tentang berita Eril. Dan saya pun punya dus anak. Jadi saya tiap jalan kaki, selalu melihat ke arah sungai Aare. Dan ternyata saya yang menemukannya. Turut berduka cita ya Pak,” tulis Emil mengutip pembicaraan dengan Geraldine.
Emil pun meminta Geraldine mengabarinya jika ingin berkunjung ke Indonesia. Emil menawarkan segala fasilitas saat berkunjung ke Indonesia sebagai ucapan terima kasih.
“Ibu Geraldine kalo ingin berlibur ke Indonesia, tolong kabari saya ya. Nanti semuanya saya yg urus sebagai rasa terima kasih kami,” kata Emil.
“Kira-kira begitu perbincangannya. Eril ke sini niatnya mau belajar, akhirnya takdirnya diselamatkan oleh seorang guru pengajar yang baik hati dan sederhana. Danke Mrs. Geraldine Beldi @geraldine. beldi. Hatur Nuhun. Terima Kasih,” jelasnya.(***)
















