Quraish Shihab juga berpesan, kalau baca Al Fatihah, sebut namanya orang yang sudah meninggal. Misalnya untuk ibu saya, sebut namanya.
Ada kisah begini di kalangan orang-orang tasawuf. Ada kiriman dari orang tidak pakai alamat, itu yang mau dapat harus pergi ke tempat pembagian.
Tapi kalau ada alamatnya langsung diantar ke tujuannya.
“Maka itu, sebutlah namanya. Al Fatihah ini ditujukan ke ibu saya, ke ayah saya. Itu ada alamatnya, dia tidak perlu capek-capek mengambil kiriman itu. Hal-hal seperti itu yang menyenangkan orang tua kita. Tidak ada lagi, bukan menunggu uang atau jabatan kita,” tegas ayah presenter Najwa Shihab tersebut.
Menurutnya, mereka yang sudah meninggal hanya menunggu doa kita.
Senang di sana melihat keluarganya di dunia rukun, anak-anaknya masih memperhatikan teman-temannya semasa hidup. Itu yang menyenangkan mereka yang sudah mendahului kita. (dra/sinergi)
















