Home / Tak Berkategori

Sabtu, 23 Juli 2022 - 16:48 WIB

Gelar Prarekonstruksi Kasus Brigadir J, di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo

Prarekonstruksi Penembakan Brigadir J di Rumah Dinas Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo
Kepolisian menggelar prarekonstruksi kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif, Irjen Ferdy Sambo, di kawasan kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu 23 Juli 2022

Prarekonstruksi Penembakan Brigadir J di Rumah Dinas Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo Kepolisian menggelar prarekonstruksi kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif, Irjen Ferdy Sambo, di kawasan kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu 23 Juli 2022

Brigadir J tewas ditembak oleh Bharada E di rumah dinas Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7) sekitar pukul 17.00 WIB. Brigadir J merupakan sopir istri Ferdy Sambo. Sedangkan, Bharada E ajudan daripada Ferdy Sambo.

Tiga hari setelah kejadian, Ramadhan menyebut Bharada E menembak Brigadir J karena diduga melecehkan istri Kadiv Propam yang kini telah dinonaktifkan tersebut.

“Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata,” kata Ramadhan dalam keterangannya, Senin (11/7) malam.

Baca Juga:  Vaksinasi Covid-19 di Gowa Sasar Penyandang Disabilitas

Sebelum terjadi penembakan, kata Ramadhan, Bharada E mendengar istri Kadiv Propam berteriak. Dia menuju sumber teriakan tersebut yang berasal dari kamar istri Kadiv Propam.

Ketika itu, Bharada E mendapati Brigadir J yang panik melihat kedatangannya. Sampai pada akhirnya, Ramadhan menyebut Brigadir J melesatkan tembakan ke arah Bharada E.

“Brigadir J melepaskan tembakan sebanyak 7 kali, Bharada E membalas mengeluarkan tembakan sebanyak 5 kali,” tutur Ramadhan.

Baca Juga:  Vaksinasi Covid-19 di Gowa Sasar Penyandang Disabilitas

Saat peristiwa ini terjadi, Ferdy Sambo diklaim Ramadhan sedang tidak berada dirumah.

Keluarga Lapor Balik Kasus Pembunuhan

Belakangan, keluarga Brigadir J melaporkan kasus dugaan pembunuhan berencana ke Bareskrim Polri. Mereka tak percaya kalau Brigadir J semata-mata tewas tertembak.

Laporan dugaan pembunuhan ini kekinian juga telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Penyidik juga berencana melakukan autopsi ulang atau ekshumasi terhadap jenazah Brigadir J atas permintaan keluarga.(Warkos reza gautama)

Editor: Ismail Asnawi

Share :

Baca Juga

Makassar

Jejak Karakter di Tengah Pasar Pengaruh

Sulsel

Wali Kota Munafri Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting dengan BKKBN Sulsel

Sulsel

Kota Makassar Masuk Daftar Best Place to Invest Majalah Fortune Indonesia

Sulsel

Bupati Takalar Turunkan Tim Gabungan untuk Bersihkan Pulau Sanrobengi

PAPUA

Ramah Tamah Kontingen Pesparawi Sulsel di Papua Barat, Harmoni Toleransi dalam Bingkai Kekeluargaan

Sulsel

Ahad Ceria di Boulevard Makassar, LLI Sulsel Rajut Bahagia di Usia Senja

Sulsel

Wali Kota Munafri: Da’i Bukan Sekadar Penceramah, Tapi Penuntun dan Solusi bagi Umat

PAPUA

Wapres RI Gibran Rakabuming Raka: Jamin Trans Papua hingga Makan Bergizi Gratis, Pemerataan di Bumi Kasuari