Amran Mahmud juga meminta seluruh masyarakat berdoa dan berharap agar Wajo terhindar dari bencana. “Kita berdoa semoga Kabupaten Wajo senantiasa diselamatkan dari segala bencana dan mara bahaya,” ucapnya.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Wajo, Sri Irmayanti, menyampaikan pihaknya tetap mengantisipasi untuk segala kemungkinan. “Kita sudah dapatkan informasi dan laporannya. Kita tetap memantau perkembangan. Jika memang dibutuhkan, kita akan segera turunkan tim TRC serta berkomunikasi dengan unit penanganan bencana lainnya,” ucap Irmayanti.
Camat Majauleng, M. Jaya Eka Putra, menyampaikan berdasarkan beberapa informasi yang dihimpun, cepatnya muncul genangan dikarenakan penampang sungai mengecil akibat sedimentasi dan banyaknya sampah. Daerah resapan air di hulu juga sudah berkurang.
“Untungnya Bendungan Paselloreng ditutup. Jika pintu airnya tidak ditutup, pasti akan luas daerah yang terkena dampak banjir,” kata dia.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















