Amran Mahmud optimistis momentum World Cleanup Day 2022 bisa menjadi budaya bersih-bersih yang akan diwariskan ke generasi selanjutnya. “Budaya bersih bisa kita tanamkan ke anak cucu kita sehingga lingkungan kita makin baik,” pesannya.
Amran Mahmud juga meminta ke Satpol PP untuk menegakkan peraturan daerah agar ada efek jera bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan. “Saya minta ditegakkan perda supaya ada efek jera. Karena kalau lingkungan bersih akan mempengaruhi pikiran kita,” pintanya.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wajo, Andi Baso Iqbal, mengatakan World Cleanup Day 2022 dilakukan serentak di dunia. Di Wajo kegiatan ini diikuti sekitar 32 ribu orang.
“Tercatat seluruh OPD, instansi, pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, ditambah sebanyak 37 organisasi dan komunitas serta beberapa kelompok dan pihak lainnya yang turut berpartisipasi. Mari menyadari kebersihan lingkungan kita sehingga Wajo Mapaccing bisa terwujud,” bebernya.
Pada kesempatan ini, Bupati Wajo, Wakil Bupati, Sekda, dan Kepala DLH menyerahkan sertifikat penghargaan kepada pimpinan organisasi dan kelompok yang turut berpartisipasi.(Saf)
Editor: Ismail Asnawi
















