MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Penyelenggaraan pemerintahan di segala sektor membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang handal untuk menunjang kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin cepat berkembang.
Hal itu diungkapkan Bupati Wajo, Amran Mahmud saat membuka pelatihan dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi umum 2021 Kabupaten Wajo, di Kampus II BPSDM Prov Sulawesi Selatan, Makassar, Senin (19/9/2022). Tercatat ada 30 orang Calon PNS akan mengikuti kegiatan ini selama 18 hari kerja (6 hari kerja) mulai 19 September 2022 sampai 10 Oktober 2022.
Amran Mahmud mengungkapkan bahwa meskipun dirinya sudah cuti terhitung Senin 19 September 2022 untuk berangkat umrah, namun dirinya merasa punya tanggung jawab moral untuk bertemu dan menyampaikan beberapa hal kepada para peserta latsar.
“Jadi tadi di Kabupaten Pangkep saya pamit kepada rombongan (calon jamaah umrah) untuk menghadiri kegiatan ini dan bersilaturrahim dengan kita semua,” ucapnya.
Amran Mahmud melanjutkan bahwa di era otonomi daerah, Pemkab Wajo telah melakukan berbagai terobosan dan strategi untuk mempercepat proses peningkatan kinerja aparaturnya. Upaya itu dimulai ketika seorang pelamar yang dinyatakan diterima sebagai calon pegawai negeri sipil melalui rekruitmen yang fair, transparan kemudian mengikuti pelatihan dasar.
“Pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka pembentukan karakter PNS yang profesional sesuai bidang tugas sehingga mampu bersikap dan bertindak profesional dalam mengelola tantangan dan masalah keragaman sosial kultural,” ujarnya.
Pasalnya, kata Amran, setelah menjadi PNS, proses formal yang harus dilalui adalah berbagai macam pengembangan kompetensi baik yang bersifat struktural maupun teknis dan fungsional. Kesemua itu intinya adalah pembentukan PNS yang memiliki kinerja yang tinggi sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat.
“Untuk itu saudara yang dinyatakan diterima sebagai CPNS diharapkan agar nantinya langsung bisa beradaptasi dengan cepat di tempat kerja baru dan menunjukkan kinerja yang bagus,” tutur Amran.
















