Home / Sulsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:48 WIB

DLH Makassar Tambah 30 Motor dan 10 Armroll, Serta Siapkan Puluhan Mesin Pengolah Sampah

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat fasilitas pengelolaan persampahan dengan memastikan dukungan sarana dan prasarana pengangkutan sampah tetap berjalan di tengah tingginya volume sampah yang dihasilkan masyarakat setiap hari.

Hingga 2026, dukungan armada persampahan Kota Makassar terdiri dari berbagai jenis kendaraan, mulai dari motor roda tiga, armada Tangkasaki, dump truck, arm roll truck hingga mobil sampah compactor.

“Armada tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung proses pengangkutan sampah dari lingkungan permukiman menuju lokasi TPA sesuai jenis kategori pemilahan sampah,” jelas Kadis DLH Makassar, Helmy Budiman, Selasa 25 Agustus 2026.

Berdasarkan data dari DLH terkait inventaris armada sampah berada di 14 Kecamatan, untuk motor roda tiga, tercatat sebanyak 1.073 unit.

Dari jumlah tersebut, 760 unit masih dalam kondisi baik dan aktif beroperasi, sementara 236 unit mengalami rusak ringan dan 77 unit rusak berat.

Selain itu, Pemerintah Kota Makassar memiliki 221 unit armada Tangkasaki. Sebanyak 183 unit berada dalam kondisi baik dan beroperasi, sedangkan 35 unit mengalami kerusakan ringan dan 3 unit rusak berat.

Kemudian, pada jenis dump truck/armada terbuka, tersedia sebanyak 147 unit. Sebanyak 103 unit dalam kondisi baik dan masih beroperasi, sementara 44 unit mengalami rusak ringan. Untuk kategori rusak berat, tidak terdapat armada yang tercatat mengalami kerusakan.

Baca Juga:  Wabup Hadiri Temu Kader dan Launching Genting Kabupaten Takalar

Sementara itu, armada arm roll truck tercatat sebanyak 62 unit. Sebanyak 44 unit masih dalam kondisi sangat baik dan beroperasi, sedangkan 18 unit mengalami rusak ringan. Terdapat pula 2 unit yang masuk kategori rusak berat.

Untuk armada arm roll truck dengan kapasitas lebih dari 10 meter kubik, tersedia 16 unit. Dari jumlah tersebut, 8 unit masih beroperasi, sedangkan 4 unit mengalami rusak ringan dan 4 unit lainnya rusak berat.

Adapun jenis mobil sampah compactor berjumlah 7 unit, dengan 5 unit masih beroperasi dan 2 unit mengalami kerusakan.

Lebih lanjut, Helmy menjelaskan data fasilitas armada tersebut menunjukkan bahwa sistem pengangkutan sampah Makassar ditopang oleh armada dengan karakteristik dan kapasitas yang beragam.

Namun, di tengah kebutuhan pelayanan persampahan yang terus meningkat, kondisi sebagian armada yang mengalami kerusakan juga menjadi perhatian agar tidak mengganggu efektivitas pengangkutan sampah di lapangan.

“Karena itu, pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan penambahan maupun peremajaan armada. Kita juga mendorong perubahan pola pengelolaan sampah mulai dari tingkat rumah tangga dan lingkungan,” tuturnya.

Sebaliknya, sampah perlu dipilah sejak dari sumbernya agar sebagian dapat diolah dan dimanfaatkan kembali.

Baca Juga:  Temui Wakapolda Sulsel, Kasdam XIV Hasanuddin Berikan Kejutan Hari Bhayangkara ke-77

Sampah organik, misalnya, dapat diolah menjadi pakan maggot, pakan ternak maupun pupuk kompos.

“Dengan cara tersebut, sampah yang sebelumnya berakhir di tempat pembuangan dapat berubah menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat,” katanya.

Helmy, mengatakan sejumlah fasilitas pendukung yang masih kurang akan terus dilengkapi secara bertahap, termasuk penambahan armada berupa tiga unit mobil serta sejumlah motor sampah.

Demi mendukung program pemilahan sampah berjalan efektif, Pemkot lewat DLH terus memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis wilayah dengan melengkapi sarana dan prasarana pendukung.

Mulai dari penambahan armada pengangkut hingga penguatan fasilitas pengolahan sampah di tingkat kecamatan.

Lanjut Helmy menyampaikan bahwa dari sisi sarana pengangkutan, ia menyebut penambahan armada tahun ini merupakan kelanjutan dari dukungan yang telah direalisasikan pada tahun sebelumnya.

Pada 2025, Pemkot Makassar telah merealisasikan bantuan sebanyak 50 unit kendaraan, yang terdiri atas 9 unit dump truck dan 11 unit arm roll, serta kendaraan pendukung lainnya.

Sementara pada pertengahan 2026, DLH kembali melakukan pengadaan armada berupa 30 unit motor sampah dan 10 unit arm roll.

“Pengadaan armada baru sudah kami lakukan. Pada tahun ini, terdapat penambahan 30 unit motor sampah dan 10 unit armroll,” terangnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Munafri Geram Data Iuran Sampah Tak Seragam, Camat dan Lurah Diminta Turun Cek Ulang di Rumah Warga

Pendidikan

Redaksi Publikasi Visitasi Perguruan Tinggi

Makassar

Maulid Nabi, Hj Umiyati Ajak Masyarakat Hadirkan Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan

Sulsel

Kota Makassar Bergemuruh, MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Resmi Dibuka Menag RI

Advertorial

Dosen FT UNM Gelar Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi Guru IGTKI Kecamatan Pattallassang, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Digital

Sulsel

Defile Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dilepas di Balai Kota Makassar

Sulsel

Bupati Wajo: Listrik Sawah Harus Jadi Solusi Menjaga Produktivitas Petani di Tengah Kekeringan

PINRANG

Pemkab Pinrang Bersama Kementerian Hukum Provinsi Sulawesi Selatan Mendorong Peningkatan Pemahaman Hukum Melalui Paralegal