MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) menjadi salah satu skema baru di seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Sejumlah siswa menganggap SNBT serupa dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) di Asesmen Nasional Berbasis Kompetensi (ANBK).
Platform edukasi Zenius Education mendapati, pendekatan SNBT dapat membuat para siswa menganggap bentuk seleksi masuk PTN ini serupa dengan AKM di Asesmen Nasional.
Sebab, SNBT tidak menggunakan tes kemampuan akademik (TKA) dan hanya berfokus pada tes potensi skolastik (TPS). Adapun pada AKM di ANB, pengujian mengukur literasi membaca dan literasi matematika siswa.
Dikutip dari Zenius, berikut perbedaan SNBT dan AKM ANBK.
Perbedaan SNBT dan AKM ANBK
Tujuan Tes di SNBT dan AKM Kalau SNBT adalah seleksi penyaringan calon mahasiswa PTN. SNBT mengukur kemampuan siswa secara personal dan melihat kesesuaiannya dengan standar minimum yang ditetapkan di PTN pilihan masing-masing.
Berdasarkan kebijakan terbaru, SNBT hanya akan menyajikan tes skolastik. Tes ini digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif, matematika, serta kemampuan literasi siswa dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Sementara itu, AKM adalah sebuah instrumen dalam Asesmen Nasional (AN). AN adalah program peningkatan mutu sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah, salah satunya lewat instrumen AKM.
















