Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, dalam arahannya menilai peran UMK sangat besar dalam menjaga kondisi ekonomi Indonesia menghadapi resesi global ekonomi dunia.
Kondisi itu, lanjutnya, disebabkan UMK mampu berkontribusi dalam peningkatan perekonomian nasional. Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja yang cukup tinggi.
“Yang menciptakan lapangan pekerjaan, paling banyak itu UMKM. Dari total lapangan pekerjaan 131 juta di Indonesia, UMKM itu berkontribusi 120 juta,” tegasnya.
Berdasarkan laporan Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Achmad Idrus, Sulsel merupakan daerah terakhir atau daerah ke 20 pemberian NIB kepada pelaku UMK di Indonesia, dengan total NIB yang diserahkan sebanyak 14 ribu kepada para pelaku UMK. (Jk)
Editor: Manaf Rachman

















