Dari kegiatan tersebut ada beberapa curhatan masyarakat kepada pihak Polres Wajo, yakni ;
a. Sanjaya (Eks. Karyawan BRI)
– Bhabinkamtibmas di Kec. Tempe hanya 4 orang sebaiknya ditambah disetiap kelurahan.
– Agar lampu merah Jalan masuk rumah sakit Lamaddukelleng dipasangi CCTV dikarenakan banyaknya kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.
b. Narmin (Tokoh Masyarakat Kec. Tempe)
– Agar petugas lalu lintas melakukan pengaturan dipasar mini karna Banyaknya kendaraan parkir dipinggir jalan
– Apabila ada kegiatan keramaian dan Pengalihan arus lalu lintas Agar Sat Lantas melakukan pengaturan dilokasi pengalihan arus.
Adapun tanghapan dari Kasat Binmas Polres Wajo, yakni
a. Bahwa jumlah personil di Polres Wajo tidak memadai untuk mencover disetiap desa.
b. Kami akan memaksimalkan untuk pelayanan kepada masyarakat apabila ada aduan atau permasalahan di desa / Kelurahan bisa langsung menghubungi kami.
Tanggapan dari Kasat Lantas Polres Wajo , yakni ;
a. Terkait masalah di persimpangan jalanan masuk rumah sakit bahwa kami sudah bersurat ke perhubungan Wajo agar membantu pengadaan CCTV.
b. Terkait pelanggaran lalu lintas anak dibawah umur agar bersama – sama mengingatkan, mengawasi dan memberikan teguran.
c. Bahwa Sat Lantas sudah mensosialisasikan kepada masyarakat terkait penilangan manual diberlakukan kembali.
c. Terkait curanmor agar masyarakat mengunci motornya dengan baik dan kami hanya bisa mengingatkan dan memberikan himbauan.
d. Terkait Masalah kegiatan dilapangan merdeka dan pengalihan arus kami akan mengupayakan menurunkan personil sat lantas untuk melakukan pengaturan supaya tercipta Kamsebtibcarlantas.
e. Bahwa Kami akan mengaktifkan kembali program Sat Lantas dengan cara memberdayakan PKS (Patroli Keamanan Sekolah).
Serta penyampaian Camat Tempe Supardi S.Sos :
– Kami sangat mengapresiasi dan mendukung program kerja Polres Wajo dengan adanya jum’at curhat ini sehingga masyarakat dapat menyampaikan keluh kesahnya kepada Pimpinan Polres Wajo
– Bahwa setiap ada kegiatan dan permasalahan di Kec. Tempe pasti kami sampaikan kepada Kapolsek agar pernasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan baik.
Adapun kesimpulan dari Kapolres Wajo, yakni
a. Polres wajo bersama jajaran membuka ruang akses yang seluas-luasnya untuk berkoordinasi dengan masyarakat Kec. Tempe
b. Terkait dengan pemberitaan penculikan anak itu tidak benar hoax dan tetap melakukan monitor serta Patroli cyber crime yang bekerjasama dengan Polda Sulsel
c. Tetap bersinergi dengan Pemerintah dan Tokoh masyarakat, Pemuda dan Agama.
d. Agar bersama – sama menjaga kamtibmas di Wilayah Kab. Wajo.
e. Semoga kegiatan Jumat curhat bisa bermanfaat bagi kita semua.
Dari beberapa curhatan masyarakat yang disampaikan pada forum Jumat Curhat tersebut, Kapolres Wajo bersama PJU pendamping langsung merespon dan menjawab serta memberi solusi dan masukan dari curhatan masyarakat tersebut.(Acing)
















