Home / Sulsel

Minggu, 19 Februari 2023 - 20:57 WIB

Legislator DPRD Makassar Sahruddin Said, Sosialisasikan Perda Pengelolaan Air Limbah

Legislator DPRD Kota Makassar, H. Sahruddin Said, SE, Gelar Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016, Tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik, di Hotel Karebosi Premier, Minggu 19 Februari 2023

Legislator DPRD Kota Makassar, H. Sahruddin Said, SE, Gelar Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016, Tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik, di Hotel Karebosi Premier, Minggu 19 Februari 2023

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Sahruddin Said, SE, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016, Tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik di Kota Makassar.

Pelaksanaan sosper hari ini, menghadirkan dua narasumber, yaitu Kepala UPT Pengelolaan Air Limbah Dinas PU Kota Makassar, Hamka Darwis, SH, MH serta Kabid Penataan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Drs. Suwandi, yang dilaksanakan di Hotel Karebosi Premier, Jalan Jenderal M. Yusuf No. 1, Kota Makassar, Minggu 19 Februari 2023.

Dalam sambutannya, H. Sahruddin Said mengatakan bahwa sebuah kota perlu memiliki sistem pengelolaan air limbah domestik yang baik. Sebab jika tidak, akan menimbulkan kerugian di berbagi aspek.

“Maka dari itu, jika limbah rumah tangga dan swasta dikelola dengan baik maka akan berdampak baik pula,” jelas Sahruddin Said.

Sementara itu, Suwandi dalam keterangannya menyampaikan yang dimaksud air limbah domestik yaitu kegiatan kerumahtanggaan yang meliputi Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) dari pemukiman, rumah makan, hotel dan yang lainnya.

Perlu diketahui juga, pengelolaan air limbah domestik harus dikelola secara sistematis, menyeluruh, berkesinambungan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga pengawasan.

“Jadi tujuan perda ini dibuat ada tiga, yaitu terkendalinya pembuangan air limbah domestik, kemudian melindungi kualitas air tanah yang ada di permukaan dan yang terakhir meningkatnya upaya pelestarian fungsi sumber daya air,” jelasnya.

Sedangkan narasumber lainnya, Hamka Darwis menjelaskan bahwa, peraturan daerah tentang pengelolaan air limbah di kota Makassar merupakan satu-satunya di Indonesia.

“Kita sebagai warga kota Makassar harus berbangga, karena semua kabupaten/kota di Indonesia datang studi banding ke Makassar untuk menyusun perda yang sama,” ujarnya.

“Ini juga salah satu pertimbangan kota Makassar mendapatkan proyek nasional IPAL Losari,” sambungnya.

Dengan adanya proyek nasional IPAL Losari, kata Hamka Darwis pantai losari akan menjadi bersih.

“Kalau IPAL Losari terbangun dan terlaksana dengan baik, maka IPAL yang memiliki teknologi paling canggih di Indonesia yang menelan biaya kurang lebih satu trilyun rupiah,” pungkasnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

SOPPENG

365 Pedagang Terdampak Pasca Kebakaran Pasar Sentral Batu Batu

Sulsel

Gantikan Muhammad Hasbi, Bupati Daeng Manye Lantik Ahmad Rivai Jadi Sekda Takalar

Sulsel

Takalar Award 2026 Resmi Digelar, Bupati Daeng Manye: Inovasi Jadi Budaya Kerja ASN

Sulsel

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Sulsel

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

ENREKANG

Karnaval Enrekang Curi perhatian di HUT Sulsel ke- 357

PINRANG

Gubernur Sulsel, Membuka Workshop Leadership Ketua dan Pengurus TP PKK se-Sulawesi Selatan

Sulsel

Pantau Kabut Asap di BMKG, Wali Kota Munafri Siapkan Solusi Konkret

Tinggalkan Komentar