“Pak Bupati sudah menandatangani SK Gugus Tugas PAUD Holistik Integratif yang didalamnya ada beberapa OPD terkait yang secara tidak langsung bertanggung jawab terkait proses pengembangan anak usia dini holistik integratif, yang dimana menjamin terpenuhinya kebutuhan esensial anak yaitu layanan pendidikan, layanan kesehatan, layanan gizi, layanan keamanan dan layanan kesejahteraan,” jelas Harianti.
Senada dengan Bunda PAUD Kabupaten Gowa, Harianti mengatakan, dengan dibentuknya PAUD HI ini maka guru-guru PAUD telah menjamin anak-anak yang ada di lembaganya mendapatkan 6 layanan yang terkait dengan holistik integratif tersebut.
Sementara Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini diwakili oleh Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Selatan, Sri Astuti Tanri mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh UNICEF dan para mitra di Sulawesi Selatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai target prioritas tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
“Sebagai Bunda PAUD ataupun para pengelola PAUD dan pemerhati juga pecinta anak-anak usia dini terikat dengan amanah peraturan Presiden nomor 60 tahun 2013 tentang PAUD HI yang merupakan landasan kebijakan di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pada tanggal 18 Mei 2022 Bunda PAUD Provinsi dan Kabupaten Kota se-Sulawesi Selatan telah sepakat dalam MoU untuk mendukung terwujudnya PAUD berkualitas dengan layanan Holistik Integratif melalui penyediaan layanan 1 Desa 1 PAUD.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















