“Inacraft hadir sudah lama sekali, sejak 1999, sejak Presiden Joko Widodo masih menjadi pengusaha. Karenanya beliau berpesan agar Inacraft bisa menjadi ajang interaksi dan pertukaran informasi bagi masyarakat. Capaian transaksi Inacraft pada 2019 sebesar Rp. 140 miliar dan pasca pandemi sebanyak Rp. 57 miliar. Semoga capaian tersebut bisa kembali ke sebelum pandemi,” kata Sandiaga.
Ia pu juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung pameran Inacraft ini dengan semangat bangga buatan Indonesia dan berharap dengan semangat kerja gerak cepat, gerak bersama, dan garap semua potensi online.
“Pameran ini kita harapkan bisa mempromosikan produk unggulan bukan hanya di dalam negeri tapi juga produk-produk ekonomi kreatif kita kerajinan tangan Indonesia bisa go global atau mendunia,” harap Sandiaga.
Inacraft 2023 ini diikuti sebanyak 1.200 peserta yang merupakan UKM, IKN, Kementerian Perindustrian Perdagangan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, BUMN dan Kemenkumham dengan menargetkan sebanyak 170.000 pengunjung dengan target transaksi sebesar Rp. 145 Miliar selama 5 (lima) pelaksanaannya yaitu sejak 1 hingga 5 Maret mendatang.
Opening ceremony Inacraf 2023 ini turut dihadiri Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM), Teten Masduki, Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI), Muchsin Ridjan, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bersama sejumlah Bupati dan Walikota Se-Sulsel, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa selaku Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa, Kamsina bersama para Pengurus Dekranasda Kabupaten Gowa.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















