Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tombolopao, Fitri Astan selain menyampaikan sejumlah program rutin Pokja yang telah terlaksana tahun 2022, dirinya juga memaparkan kegiatan inovasi yang saat ini dilaksanakan dalam rangka percepatan penurunan stunting.
“Saat ini kami tengah giatkan program Mari Perbaiki Gizi (Mari Pergi) dengan tujuan mengajak masyarakat untuk memperbaiki gizi keluarga dengan rajin makan sayur,” katanya.
Sementara itu, Camat Tinggimoncong, Iis Nurismi dalam sambutannya menyampaikan program penanggulangan stunting di Kecamatan Tinggimoncong pihaknya sepakat mencari orangtua asuh yang berasal dari investor-investor di Kota Bunga tersebut. Tujuannya agar setiap anak yang mengalami Stunting bisa terpenuhi gizinya dengan baik.
“Kami dari keluarga besar Kecamatan Tinggimoncong bersepakat dan berencana untuk mencari orangtua asuh, kita mencari betul-betul investor yang ingin menjadi orang tua asuh bagi balita yang mengalami Stunting. Oleh sebab itu kita menawarkan untuk menjadi orang tua asuh 1 hingga 2 agar dapat betul-betul memperhatikan pola asuh dan gizi anak-anak kita untuk dapat mencegah stunting,” jelasnya.
Kegiatan SMEP ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan efisiensi kinerja serta adanya kesinambungan pelaksanaan program dengan melibatkan kelompok masyarakat.
Dalam supervisi tim monitoring evaluasi dan pelaporan ini juga dirangkaikan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi bayi yang terindikasi stunting, baik di Kecamatan Tombolopao dan juga di Kecamatan Tinggimoncong.(jk)
















