“Barangsiapa yang ingin sukses di dunia maka hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang ingin sukses di akhirat maka hendaklah dengan ilmu, dan barangsiapa yang ingin sukses pada keduanya (dunia dan akhirat) maka hendaklah dengan ilmu (pula),” ungkapnya.
“Jadi dapat disimpulkan, dengan ilmulah kita dapat meraih sukses dunia dan akhirat,” sambungnya.
Oleh karena itu, ia ingin anak dari Tallo tidak ada lagi yang putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya pendidikan, saat ini banyak program pemerintah memudahkan pendidikan anak, pendidikan sudah gratis.
“Orang cerdasnya Sulawesi itu dari Tallo, namanya Karaeng Pattingalloang, nama lengkapnya I Mangangada’-cina I Daeng I Ba’le Karaeng Pattingalloang Sultan Mahmud Tumenanga ri Bontobiraeng. Ia dikenal karena ketertarikannya yang tinggi pada ilmu pengetahuan barat pada masa abad 16,” imbuhnya.
Diketahui, Pattingalloang sangat dikenal oleh orang-orang Eropa dibandingkan dengan raja-raja lain di zamannya. Dirinya dijuluki Bapak Makassar.
Hal ini terjadi bukan hanya karena dirinya merupakan raja yang selalu berinteraksi dan sangat baik kepada semua orang asing yang datang di negerinya, tetapi terutama karena semangat belajarnya yang luar biasa dalam mempelajari ilmu pengetahuan Eropa. Sesuatu yang tidak lazim ditemukan di kalangan raja-raja Nusantara pada masanya.
“Jadi tidak ada alasan orang Tallo tidak sekolah. Saatnya kita orang Tallo mewujudkan itu kembali, melahirkan karaeng Pattingalloang baru. Dan semoga kedepan pemimpin-pemimpin lahir dari Tallo,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















