Apalagi, ia menargetkan ada 235 ribu siswa SD-SMP se-Kota Makassar yang akan mengikuti program GASING.
“Membangun resiliensi itukan dari SDM, dan itu kita mulai dari anak-anak,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Kota Makassar, Muhyiddin melaporkan ada 100 siswa dan 50 guru yang mengikuti program GASING untuk tahap awal selama 15 hari.
Siswa dan guru ini dipilih dari 50 sekolah, khusus siswa, berasal dari kelas tiga dan merupakan siswa yang paling bawah capaian akademiknya.
“Jadi ini merupakan tahap awal sebelum kita sebarluaskan ke seluruh sekolah di Makassar. Nanti guru-guru yang terlibat menyebarluaskan metode ini ke sekolah lainnya,” katanya.
Diketahui program ini telah ditargetkan Presiden Jokowi agar bisa diimplementasikan terhadap 25 juta penduduk Indonesia di tahap awal.
“Kalau di kota target Pak Wali sebanyak 235 ribu anak,” jelas Muhyiddin.
Setelah pembelajaran numerik lewat GASING ini, akan menyusul pembelajaran literasi.
Dengan kemampuan numerik yang dimiliki lewat program GASING, maka anak-anak diklaim mampu membaca hanya dalam sepekan.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















