Laporan H.Abdul Manaf Rachman
Perjalanan Ramadhan diawali dengan sebentuk bulan kecil yang perlahan-lahan menjadi besar atau purnama dan kembali bulan itu mengecil kembali.
Demikian diungkapkan Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan Prof KH Muammar Bakry ketika menjadi khatib Salat Idul Fitri di Masjid Al Markaz Al Islami, Makassar, Sabtu, 23 April 2023.
Itulah perjalanan Ramadhan ibarat kehidupan manusia yang diawali dengan masa bayi, masa remaja dan tumbuh dewasa hingga lanjut usia dan akhirnya meninggal dunia.
Idul fitri merupakan awal dari kehidupan ibarat kembali lagi seperti bayi yang baru lahir yang tidak memiliki dosa karena sudah menjalani madrasah Ramadhan.
Ramadhan memiliki keistimewaan karena didalamnya terdapat bukan penuh rahmat, bulan penuh pengampunan dan petunjuk ke jalan yang benar.
Dalam percakapan antara malaikat Jibril dengan sang pencipta Allah swt disebutkan bahwa orang masuk surga itu bukan ditentukan oleh amalnya, melainkan atas rahmat dari Allah SWT.
Orang yang sukses meraih rahmat dalam bulan ramadhan ditunjukkan dengan sifat dan sikap penuh kasih sayang sesamanya, penuh kepedulian dan perhatian sesamanya.
Bulan pengampunan itu diberikan kepada orang-orang yang bertaubat minta pengampunan dari Allah SWT.
Allah tidak bosan mengampuni dosa seseorang umatnya selama orang tersebut mau meminta maaf atas dosa- dosa yang telah diperbuatnya.
Kurikulum Ramadhan juga membebaskan orang dari api neraka.
Laporan panitia Ramadhan menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan amaliah Ramadhan di masjid Almarkaz Al Islami Jenderal M.Yusuf.
Dimulai dengan kegiatan rutin berupa buka puasa bersama yang diikuti oleh 1.000 jamaah setiap hari dan terakhir sahur bersama 1.000 jemaah.
Diskusi dan kajian islam setiap jumat selama Ramadhan
Karantina Alquran tahun ini dimulai agar pelajar dan mahasiswa bisa melakukan pendalaman Alquran.
Pemberian kado Ramadhan dengan memberikan hadiah umrah kepada jemaah yang bekerja sama dengan Haji Kalla sebagai sponsor dan sumbangan para donatur. Panitia masjid Al Markas juga menyelesaikan rehab pagar dan trotoar pekarangan masjid sehingga bisa tertata dengan baik dan indah demi untuk kenyamanan jemaah masjid. (*)



