Home / Sulsel

Minggu, 11 Juni 2023 - 08:21 WIB

Ini Penyebab Andi Sudirman Diganjar Penghargaan dari Presiden RI

MEDIASINERGI.CO PADANG — Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Sabtu, 10 Juni 2023.

Gubernur termuda di Indonesia ini, menerimanya pada Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVI 2023 di Kota Padang, Sumatera Barat.

Hal ini berkat kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman menjaga ketahanan pangan di Indonesia, khususnya suplai beras yang suplus. Hal ini setelah melalui validasi dan justifikasi serta verifikasi lapangan oleh Tim Kepresidenan melalui Biro Tanda Jasa dan Kehormatan terkait Program Mandiri Andalan di Bidang Pertanian.

Hasilnya, program bibit gratis untuk 100.000 ha, surplus beras tertinggi nasional 2,08 juta ton di 2022 serta memenuhi 25 persen cadangan beras BULOG. Program ini kembali berlanjut di 2023. Sehingga secara total telah berjalan selama tiga tahun.

“Alhamdulillah, kita mendapatkan penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Bapak Presiden. Ini tentu tidak lepas dari apa yang kita lakukan di Program Mandiri Benih dengan secara gratis untuk 100 ribu hektar dan menjadi surplus beras tertinggi nasional 2,08 juta di 2022 dan penyuplai cadangan stok 2002 sebesar 25 persen,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Pogram Mandiri Benih cetusan Gubernur Andi Sudirman ini. Menjadi strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk meningkatkan sektor pertanian, utamanya padi.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI berencana akan menjadikan Mandiri Benih sebagai program nasional.

Program yang dicetuskan Gubernur Andi Sudirman tersebut telah disetujui oleh Bappenas untuk menjadi program nasional.

Keunggulannya, benih ditangkar di wilayah sendiri, ditanam di wilayah itu juga, tentu itu adaptif terhadap tanah itu. Tidak membutuhkan banyak pupuk dan air. Benih ini adaptif tumbuhnya 84 persen ke atas dibanding 40 persen benih di pasaran.

“Ini tidak lepas dari peranan penyuluh, dinas pertanian terkait, kabupaten/kota, seluruh masyakat Sulsel, serta petani kita yang sudah berjuang keras di masa 2022, di masa pandemi. Dan ini kita teruskan program ini di 2023,” sebut Andi Sudirman.

Pemprov Sulsel mengalokasikan Rp30 dengan jangkauan 100.000 hektar, itu bisa menghasilkan kenaikan Rp10 juta per hektar. Diestimasikan hasil yang didapatkan Rp1 triliun.

“Ini investasi bukan kepentingan pribadi tetapi memikirkan rakyat, berinvestasi bersama rakyat,” pungkasnya.(JK)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Gantikan Muhammad Hasbi, Bupati Daeng Manye Lantik Ahmad Rivai Jadi Sekda Takalar

Sulsel

Sidak Layanan BPJS di Dinsos-PMD, Bupati Takalar Tekankan Pelayanan Harus 5 Menit Selesai

PINRANG

Lagi, UPT SDN 240 Juara Menulis Cerpen di Festival Tunas Bahasa Ibu

Sulsel

Mengabdi 22 Tahun, Bupati Takalar Lepas Sekda Muhammad Hasbi Pindah Tugas ke Pemkot Makassar

Sulsel

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Sulsel

Jelang Musim Hujan, 150 Satgas PU Benahi Drainase Rawan Banjir Paccerakkang

Sulsel

Dukung Pengelolaan Zakat Terbaik, Munafri Raih Penghargaan Nasional dari BAZNAS RI

Sulsel

Pimpin Rakor Camat – Kades, Bupati Takalar Instruksikan Percepatan Pencairan Siltap

Tinggalkan Komentar