“Kami punya potensi tetapi kami perlu sharing tentang apa yang sudah dipunya Jawa Timur dan apa yang kami miliki untuk dikembangkan,” ujarnya.
“Kami bawa beberapa pengrajin di sini belajar,” imbuhnya.
Sedangkan Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, misi dagang yang dilakukan sebelumnya tidak sekedar pedagang. Tetapi antara OPD juga saling melakukan perjanjian kerjasama dan follow up untuk memberikan nilai tambah produk.
Di antaranya beberapa yang bisa difollow up segera. Di antatanya terdapat Balai Besar Inseminasi Buatan di Jatim, yang dapat meningkatkan jumlah sapi potong dan perah.
“Pada dasarnya banyak hal kerjasama intensif yang kita bangun antar provinsi, antar daerah,” sebutnya.(*JK)
Editor: Manaf Rachman
















