Kemudian, perwujudan Sulsel yang terkoneksi hingga ke pelosok sehingga masyarakat merasakan pelayanan yang cepat dan mandiri serta mewujudkan akselerasi perekonomian di semua wilayah Sulsel.
Serta, perwujudan Sulsel mandiri dan sejahtera yang utamanya petani dan nelayan mandiri dan berdaulat atas kebutuhan pertanian dan perikanan yang dibekali dengan skill, fasilitas dan teknologi.
Terakhir, perwujudan Sulsel berkepribadian yang sesuai dengan budaya dan nilai luhur masyarakat Sulsel yang akan tetap bersinergi terhadap pelestarian adat budaya yang dimiliki bersama.
“Tentu tujuan visi dan misi ini adalah peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Sulsel dengan pemenuhan kebutuhan dasar, sosial, ekonomi,” ungkapnya.
Untuk itu, dalam pelaksanaan pembangunan daerah pemerintah provinsi senantiasa meningkatkan sinergitas antar sektor, antara kabupaten/kota, serta dengan pemerintah pusat.
“Kita berharap bersama bahwa kegiatan KKDN ini dapat memperkaya wawasan, khususnya bagi para perwira siswa, dalam mengembangkan lingkungan strategi andal untuk mengatasi segala ancaman yang ada,” terangnya.
Di tempat yang sama, Ketua Rombongan KKDN Laksamana TNI Djatmoko mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan selama di Makassar, dirinya merasakan penuh persaudaraan dan sambutan yang luar biasa yang ditunjukkan oleh pemerintah daerah dan Forkopimda Sulsel. Ia sangat berterimakasih yang sebesar-besarnya, atas terselenggaranya kegiatan KKDN yang dilaksanakan di Makassar, Provinsi Sulsel.
“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Sulsel dan kami mohon maaf jika selama kegiatan KKDN ini baik tutur kata maupun tingkah laku ada yang kurang berkenan,” ucapnya. (*JK,)
Editor: Manaf Rachman
















