Para mahasiswa kesos yang telah melakukan PPL hendaknya terus meningkatkan pengetahuannya
khususnya dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial yang rawan terjadi di masyarakat.
Dijelaskan, LKS Sakura selama ini telah melakukan beberapa pendampingan baik terhadap korban KDRT, korban TPPO dan permasalahan sosial lainnya yang dilakukan bekerjasama dengan lintas sektor terkait.
Dengan adanya mahasiswa yang melakukan PPL di tempat ini dimana mahasiswa juga dapat terlibat
langsung melakukan praktek pendampingan kepada salah seorang ibu rumah tangga korban KDRT asal
Bulukumba yang kebetulan ditangani oleh Sakura.
Diharapkan, dengan praktek kerja langsung di lapangan, seperti mendampingi korban KDRT asal
Bulukumba itu, maka ilmu dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa PPL jurusan Kesos UIN Alauddin
bisa langsung diterapkan yang nantinya bisa menunjang profesi sebagai pekerja sosial (Peksos) saat selesai
menempuh pendidikan di kampus.
Sementara itu, Ketua Kelompok PPL mahasiswa Kesos UIN Alauddin Makassar, Annisa Rezki Utama
menjelaskan, selama melaksanakan PPL, selain memberikan praktek pendampingan, juga melakukan
sosialisasi kepada masyarakat di sekitarnya tentang apa itu KDRT, TPPO, masalah perlindungan anak dan
masalah sosial lainnya serta pemberian keterampilan kepada warga masyarakat. Dalam kegiatan mengajar PAUD binaan Sakura yang dilakukan setiap pagi hari mulai senin sampai dengan sabtu dan sorenya melakukan sosialisasi tentang perdagangan orang dan TPPO, penyalahgunaan narkoba dan sosialisasi
pencegahan pernikahan dini di kalangan masyarakat, yang tentunya bekerja sama dengan lembaga dan instansi terkait yang ada di Kabupaten Gowa.
Selama dalam melaksanakan praktek, Ketua Yayasan Sakura Al-Jamaan Pusat, Suarni Daeng Caya, S.ST, MSi juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa terkait dengan program kerja yang dilakukan selama sebulan pada LKS Sakura Sulsel.
Suarni Daeng Caya berharap mahasiswa bisa menimba ilmu dan sekaligus melihat langsung penanganan
masalah kesejahteraan sosial khususnya dalam memberikan pendampingan kepada korban KDRT yang
kebetulan ditangani oleh Sakura.
Adapun kedelapan mahasiswa Kesos UIN Alauddin yang selesai melaksanakan praktek yakni, Rahmadani MR, Annisa Rezki Utami S, Sandrawati, Nirwana Untung, Jabal Nur, Rifki Anugrah, Syahrul dan Mursalim.(*)
















