Dengan begitu, lanjutnya, seluruh masyarakat Sulawesi Selatan dapat melakukan perubahan orientasi pola pikir untuk bisa bersama-sama dengan pemerintah untuk turut menguatkan ketahanan pangan.
“Tahun depan salah satu bentuk penguatan ketahanan pangan kita adalah komoditi pisang, budidaya pisang. Ini yang akan dilakukan pemerintah tahun depan. Pertama di perikanan itu ada rumpon pesisir, nanti itu kita akan fokuskan. Jadi bicara pangan bukan cuma didarat di laut juga, ikan juga pangan itu,” tegasnya.
Gerakan Pangan Murah yang rencananya digelar di 24 Kabupaten/Kota di Sulsel ini, kata Andi Muhammad Arsjad, merupakan salah satu bentuk dukungan dari program prioritas Pj Gubernur Sulsel dari delapan program prioritas dalam upaya kedaulatan dan kemandirian pangan bagi masyarakat.(r)
Editor: Manaf Rachman
















