Selanjutnya Praktisi Budidaya Pisang, Pak Rio mengungkapkan bahwa melihat program ini kami sudah jelas memiliki kebutuhan yang sangat besar, tinggal kami konsentrasi hadir di lapangan memastikan produksi ini betul-betul bisa berhasil programnya.
“Tentunya kami akan berkolaborasi dengan banyak pihak di Sulawesi Selatan untuk memastikan program ini betul-betul bisa berhasil. Maka dari itu kami akan turun langsung ke lapangan memastikan ini semuanya berjalan,” jelasnya.
Sedangkan Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin dalam keterangannya mengatakan kita kan mulai instalasi dari nol, tapi kita sudah kerjakan 15 hektare dan kami siapkan 1200 hektare.
“Hari Minggu ini saya ajak kalian melihat kondisinya secara langsung di Mare (Kabupaten Bone), agar teman-teman wartawan bisa punya pisang semua. Jadi anda harus mengambil bagian dari ini,” ajaknya.
“Jadi saya minta tolong dengan teman-teman media, tolong bantu saya karena kita sedang mengikhtiarkan sesuatu yang baik. Jadi pisang itu bisa menjadi makanan alternatif ketergantungan pada beras. Komiditi beras kita itu dari tahun ke tahun menurun, karena jumlah sawah berkurang dikarenakan sudah menjadi perumahan,” ungkapnya.
Diakhir keterangannya, Bahtiar Baharuddin menyampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk membangun sekolah SMA Holtikultura.
Mengapa kita perlu membangun sekolah SMA Holtikultura, karena kita ini membangun by sistem. Karena kata kunci sebuah usaha yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkelanjutan.
“Kita ingin menciptakan generasi penerus untuk mengelola ini semua. Makanya saya meminta Pak Kadisdik Sulsel untuk membangun minimal 1 sekolah SMA Holtikultura memakai uang APBD Provinsi,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















