“Jelang pemilu atau tahun politik, polisi sekarang terus memantau kondisi daerah yang dianggap rawan terjadi bentrok antar warga. Karena itu media harus juga berperan memberikan kesejukan melalui pemberitaan, agar tidak terjadi gesekan antara pendukung capres maupun caleg.
“Kenapa media mesti dilibatkan dalam kegiatan ini, karena media menjadi penyebar informasi positif dan bisa mengabarkan sesuai dengan fakta,” jelasnya.
“Saya berharap media bisa menjadi rekan dalam menyebarkan informasi positif ke masyarakat terkait dengan kegiatan kepolisian,” lanjut Kapolda.
Tahun 2024 adalah pesta demokrasi yang harus dihadapi dengan damai dan tentunya media sangat berperan penting dalam menciptakan situasi yang kondusif di masyarakat.
“Dalam rangka itulah, Kita telah menyediakan posko untuk media, guna memberitakan situasi terkait keamanan yang ada di TPS agar masyarakat bisa tenang melihat situasi tersebut,” kata Kapolda Sulsel.
“Terima kasih kepada seluruh awak media yang telah hadir dan telah menjadi mitra bagi kepolisian dalam memberikan informasi kepada masyarakat,” ungkap perwira polisi berbintang dua itu. (*)
















