Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel diwakili oleh Irmawati Rahman menyampaikan bahwa Permasalahan yang sudah ada sejak lama, cuma baru beberapa tahun terakhir sudah menjadi perhatian nasional. Apabila angka stunting ini mencapai 30 persen, itu dikategorikan angka kesehatan buruk.
“Kita berharap Pemkab Wajo bersama TPPS memberikan intervensi terhadap penanganan stunting. Kami mengapresiasi, Kepala OPD terkait sudah melakukan beberapa inovasi untuk penanganan stunting ini,” ucapnya.
Irmawati Rahman juga memuji Kabupaten Wajo atas launching Sekolah Lansia “Sehati” di Desa Lagosi ini. “Sebenarnya target kita hanya satu Sekolah Lansia dalam satu Daerah, tetapi dengan dilaunchingnya Sekolah Lansia hari ini, Kabupaten Wajo sudah memiliki dua sekolah lansia sekaligus bisa melampaui target,” ungkapnya.
Lalu, Camat Pammana, Junisatri Rasyid menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Wajo bersama Ketua TP PKK dan Perwakilan BKKBN Sulsel dan seluruh yang hadir pada kesempatan tersebut.
“Semoga kehadiran Bapak dan Ibu bisa membawa rahmat bagi Desa Lagosi dan seluruh masyarakatnya,” ucapnya.
Turut hadir pada kegiatan ini, Ketua TP PKK Kabupaten Wajo, Sitti Maryam, Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Andi Merly Iswita, Perwakilan Forkopimda Kabupaten Wajo, Kepala Dinas Sosial P2KBP3A, Ahmad Jahran, Forkopimcam Pammana, Para Kepala Desa/Lurah, serta sejumlah undangan lainnya.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















