Sedangkan tahun lalu, Desa Ganra Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, juga menjadi satu-satunya di Pulau Sulawesi yang terpilih.
“Kami mencari desa terbaik, dan membagi menjadi tiga wilayah, yaitu wilayah barat, tengah dan timur. Wilayah tengah yang akan kita tinjau yaitu Desa Bulo di Kabupaten Sidrap. Visitasi ini mempunyai bobot 40 persen dari 100 persen. Dan 60 persennya itu sudah kami kantongi,” jelasnya.
Anggota KI Sulsel, Fauziah Erwin, menjelaskan, Monev Keterbukaan Informasi Publik Desa yang dilakukan KI Sulsel sekaligus sebagai upaya untuk memilih desa terbaik, untuk dikirim ke Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa tingkat nasional yang akan memilih Desa Transparan di Indonesia. Hanya desa yang nilainya mencapai Informatif (90 – 100) pada Monev KIP Tingkat Sulsel yang akan dikirim ke tingkat nasional.
“Seleksi dilakukan secara berlapis. Pembinaan juga KI Sulsel lakukan satu tahun lebih bagi desa-desa tersebut. Ini yang mungkin membedakan Sulsel dengan provinsi lain,” pungkasnya. (r)
Editor: Manaf Rachman
















