“Kalau Pak Gubernur kemarin tekankan 40 persen di APBD Perubahan, kami lebih dari 40 persen,” imbuhnya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Luwu, Hasan Sufyan, menyampaikan, kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen seluruh pihak bahwa Pemilu dan Pilkada 2024 adalah agenda strategis nasional yang mau tidak mau menjadi tanggung jawab seluruh pihak.
Di Luwu, ada 1.141 TPS dengan total penyelenggaraan akan mempekerjakan 13.000 petugas yang tersebar di 22 kecamatan di 227 desa.
Sedangkan, Ketua Bawaslu, Irpan, menambahkan, proses tahapan Pemilu 2024 menarik karena beririsan dengan tahapan Pemilihan Kepala Daerah. Sehingga memang butuh pembiayaan yang harus dijalankan bersama.
Adapun momentum pemilu, komitmennya Bawaslu saat ini berubah dari periode sebelumnya. Dimana Bawaslu pada hari ini lebih kepada proses pencegahan.
“Saya sampaikan di sini, karena kebetulan banyak ASN, bahwa komitmen kami dari Bawaslu, sesuai instruksi pimpinan kami di RI, bahwa dalam tahapan ini masih dilakukan kegiatan pencegahan. Sehingga memang sosialisasi itu kami lakukan,” ujarnya.
“Kami banyak mengimbau kepada masyarakat dan kepada ASN untuk menghindari hal-hal yang bisa menimbulkan pelanggaran dalam Pemilu, Bawaslu hadir di tengah masyarakat hanya perpanjangan tangan saja, bahwa Pemilu hari ini adalah pesta rakyat, khususnya di Luwu,” pungkasnya. (r)
Editor: Manaf Rachman
















