MEDIASINERGI.CO LUWU — Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan kerja pertamanya di Kabupaten Luwu. Agenda pertama, silaturahmi bersama jajaran Pemda Kabupaten Luwu, Forkopimda, Camat, Lurah, Kepala Desa, dan tokoh masyarakat, di Rumah Jabatan Luwu, di Kota Belopa, Sabtu malam, 4 November 2023.
Pj Gubernur sekaligus menyaksikan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Kabupaten Luwu dengan KPU dan Bawaslu Kabupaten Luwu.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan DPRD Luwu yang telah menganggarkan untuk Pilkada 2024. Itu tandanya bahwa daerah ini siap menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada serentak 2024. Karena ini adalah agenda konstitusi yang tidak bisa ditunda. Ini perintah konstitusi,” kata Bahtiar.
Ia mengungkapkan, masih terdapat tujuh daerah yang belum melakukan penandatanganan dengan batas waktu hingga 10 November 2023.
Anggota DPRD Sulsel, Fadriyaty Asmaun, menyebutkan komitmen persetujuan DPRD Sulsel untuk penganggaran untuk Pilkada 2024 Sulsel, untuk tahun 2023 sebesar Rp224 miliar itu 40 persen dari 4 komponen yang harus disiapkan pemerintah daerah, untuk KPU, Bawaslu, kepolisian dan TNI. Sedangkan untuk di anggaran pokok sebesar Rp400 miliar atau 60 persen.
Sementara, Bupati Luwu Basmin Mattayang, mengatakan, penadatangan dana hibah karena telah terjadi kesepakatan oleh pelaksana Pemilu. Termasuk, adanya penekanan Bahtiar Baharuddin selain sebagai Pj Gubernur juga Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, dimana pemerintah daerah harus menyiapkan anggaran untuk menghadapi perhelatan politik ke depannya.
“Yang namanya perintah pimpinan harus kita laksanakan. Sebenarnya KPU dan Bawaslu jangan berterima kasih kepada saya, tetapi kepada Bapak Gubernur. Karena apa yang saya lakukan ini karena perintah gubernur,” ujarnya.
Sebagai pimpinan daerah di Luwu, ia menyatakan mengikuti perintah konstitusi.
















