Selain itu, katanya, ada kekhawatiran terkait adanya indikasi keterlibatan kepentingan pribadi dalam pembuatan aturan. Beberapa pengusaha merasa bahwa kebijakan-kebijakan tertentu lebih menguntungkan pihak-pihak tertentu, sementara yang lain merasa dikesampingkan.
Untuk itu kata Andi Pajung. Sebaiknya Pemerintah Kabupaten segera mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kejelasan aturan dan memberikan lingkungan investasi yang lebih transparan dan adil bagi semua pihak.
“Para pemangku kepentingan sangat diharapkan untuk terlibat dalam proses perbaikan regulasi guna menciptakan kondisi yang lebih kondusif bagi pertumbuhan ekonomi di Wajo,” Kata Andi Pajung.
Katanya, investor dan pelaku bisnis berharap agar pemerintah setempat dapat memprioritaskan reformasi regulasi demi meningkatkan daya tarik investasi, memastikan keadilan, dan memberikan kepastian hukum yang diperlukan untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
“Potensi sumber daya Wajo ini sudah sangat luar biasa, hanya saja tidak dibarengi dengan regulasi hukum yang diperlukan untuk pertumbuhan bisnis. Itulah kenapa saya menilai Wajo
tidak terlalu bagus untuk ivestasi, ” kata Andi Pajung. (*Natsir)
Editor: Manaf Rachman
















