“Anda harus selalu mencuci beras sebelum memasaknya. Kontaminan masuk ke tanaman padi dari air tanah tercemar yang membanjiri sawah, sehingga manfaat utama mencuci beras adalah menurunkan risiko keracunan logam berat,” kata ahli gizi Kimberly Gomer.
Kemungkinan mengalami keracunan logam berat dari makan nasi memang rendah, tetapi jangan ambil risiko untuk bayi dan anak. Tetap cuci beras sebelum mengolahnya.
2. Membuang Debu dan Kotoran
Dalam proses pengolahan dari padi menjadi beras tentunya telah melewati banyak tempat dan kondisi, sehingga kemungkinan ada debu dan kotoran yang menempel. Dengan mencuci beras, air akan membersihkan debu, bahan kimia, kerikil, hingga serangga yang tidak sengaja masuk ke kemasan beras.
3. Membuat Rasa dan Tekstur Nasi Lebih Enak
Kandungan pati pada nasi membuat teksturnya lengket dan menempel saat dimasak. Kamu bisa mengurangi pati ini dengan mencuci beras terlebih dahulu.
“Mencuci beras dapat menghilangkan kandungan pati berlebih, menghasilkan tekstur yang lebih pulen dan rasa yang lebih enak,” kata chef selebriti Kai Chase.
Tips Mencuci Beras
Dilansir dari situs Asosiasi Keluarga Gizi FKM Universitas Indonesia, berikut ini tips mencuci beras dengan benar agar bisa mendapatkan manfaat dan mengurangi dampak negatifnya:
Cucilah beras dengan mengaduknya secara perlahan agar vitamin B di dalam beras tidak terkikis.
Buang air kotornya, lalu tambahkan lagi air.
Cek lagi apakah ada kotoran yang tampak, seperti kerikil atau serangga. Buang jika ada.
Buang air kembali. Cukup mencuci beras sampai dua kali saja dan tidak perlu sampai air cuciannya bening.
Beras siap diolah.
Demikian tadi telah kita ketahui cara mencuci beras yang benar, yaitu tidak boleh terlalu lama, cukup dua kali pembilasan agar kandungan nutrisinya tidak hilang.( berbagi sumber)
















