Menurutnya, tidak adanya keterwakilan perempuan di Dapil Tempe menjadi pendorong baginya untuk mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Legislatif dari Partai Amanat Nasional.
“Sejauh ini tidak ada keterwakilan perempuan di DPRD Kabupaten Wajo, khususnya di Daerah Pemilihan I Kecamatan Tempe, sehingga menjadi pendorong sekaligus peluang baginya untuk ‘mengunci” satu kursi, ” Kata Caleg dengan nomor urut 3 ini.
Menurutnya, jika Rakyat mengamanahkan suaranya untuk diwakili di DPRD Kabupaten Wajo, maka ia senantiasa siap untuk mendukung program Pemerintah untuk kemajuan daerah, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan kaum perempuan.
“Sejak awal, kami selalu berinteraksi dengan berbagai kelompok perempuan di kecamatan Tempe untuk mendengar masukan, keluhan dan kebutuhan kaum perempuan. Dan itu menjadi modal bagi saya dalam meraih dukungan kaum perempuan,” Tegasnya. (**)
















