“Sektor pertanian kita ada pisang cavendish, tanaman sukun, nangka, nanas. Sektor peternakan, kita inseminasi buatan sapi, kerbau, kuda dan lain-lain untuk tingkatkan produksi. Begitu juga dengan sektor perikanan, kita lepas bibit ikan di danau, sungai, dan empang,” terangnya.
Untuk mendukung berbagai sektor diatas, Pemprov Sulsel bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, kemudian Bank Sulselbar, BNI, BRI, BSI dan Bank Mandiri, telah menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2024 ini sebesar Rp30 triliun.
“Tahun ini kita mendapatkan alokasi untuk KUR meningkat dari Rp15 triliun menjadi Rp30 triliun lebih untuk Provinsi Sulawesi Selatan. Dan KUR ini bisa diakses oleh masyarakat tanpa agunan atau tanpa jaminan di seluruh bank, termasuk Bank Sulselbar,” tutup Bahtiar. (r)
Editor: Manaf Rachman
















