Tak hanya itu, Pj Gubernur Sulsel juga meminta kepala daerah untuk setiap Minggu turun ke pasar. “Jangan hanya menunggu laporan, cek berapa harga kebutuhan pokok di pasar. Setelah itu kita rapat apa kekurangannya. Alhamdulillah saat ini sudah bagusmi, tinggal kita pertahankan,” imbuhnya.
Ada 3 daerah baru di Sulsel tambahan untuk sampling inflasi, yaitu Wajo, Luwu dan Sidrap.
“Kedua Pj Bupati ini yang baru dilantik akan menjadi lokasi samplingnya Badan Pusat Statistik (BPS) untuk Inflasi di Tahun 2024,” ucapnya.
Setelah Inflasi bagus, supaya ekonomi bergerak dan lapangan kerja bisa kita ciptakan, ada banyak cara, pertama berinvestasi dan tentu diperlukan modal.
“Nah, sekarang alhamdulillah kita diberi perhatian khusus Menteri Perekonomian mengalokasikan Rp. 30 trilyun. Jadi tidak ada alasan tidak bisa berusaha,” katanya.
Akan tetapi bagaimana masyarakat kita bisa menggunakan uang itu dengan benar, maka saya meminta seluruh dinas terkait turut mendampingi.
“Jadi saya kira Rp. 30 trilyun benar-benar bisa kita serap, saya kira ekonomi Sulsel jauh lebih baik,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachamn
















