Alasannya, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan memiliki sumbangan yang lebih besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Wajo, yaitu 33,68%. Sedangkan sektor jasa keuangan dan asuransi hanya menyumbang 2,66%.
“Penurunan 0,1% saja di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dapat memberikan dampak yang luar biasa terhadap pertumbuhan ekonomi Wajo,” tutur Andi Batarilifu.
Oleh karena itu, Andi Batarilifu mendorong agar pemerintah daerah dan DPRD Wajo memfokuskan anggaran pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Wajo.
“Masalah di sektor ini perlu menjadi pertimbangan utama dalam politik anggaran. Kita harus fokuskan anggaran untuk mendorong pertumbuhan sektor ini,” tegas Andi Batarilifu. (bri)
Editor: Manaf Rachman
















