Home / Advertorial / Sulsel / Wajo

Sabtu, 16 Maret 2019 - 08:57 WIB

Pertama Penerbitan NIP CPNS di Sulsel, Imran Jausi: Wajo Patut Dicontoh Kabupaten Lain

MEDIASINERGI.CO WAJO — Bupati Wajo H. Amran Mahmud diwakili Staf ahli Bupati Drs. Herman membuka Pelatihan Dasar dan Diklat Prajabatan CPNS Pemkab Wajo kerjasama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulsel di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo Jumat, 15 Maret 2019.

Pelatihan Dasar dan Diklat Prabajabatan tersebut yang juga dihadiri kepala BPSDM Provinsi Sul Sel Ir.H. Imran Jausi, M.Pd, diikuti 267 orang. Rinciannnya, 33 orang peserta dari formasi umum Eks tenaga honorer ketegori 2 dan 234 peserta dari formasi umum CPNS tahun 2018.

Dalam sambutannya, H. Imran Jausi mengatakan Kabupaten Wajo merupakan yang pertama dalam penerbitan NIP CPNS di Sulawesi Selatan. “Ini membuktikan kinerja BKPSDM Wajo sangat luar biasa dan patut menjadi contoh bagi kabupaten lainnya,” ungkapnya.

Baca juga:  Pansus III DPRD Wajo Sosialisasi Evaluasi Retribusi dan Mengidentifikasi Permasalahan Pedagang di Pasar Atapange

Imran Jausi menjelaskan, metode prajabatan beda dengan tahun-tahun sebelumnya, perubahan Diklat prajabatan jabatan menjadi pelatihan dasar ASN bukan hanya perubahan nama saja, tetapi lebih kepada perubahan mindset ASN dalam memahami nilai nilai dasar ASN.

“Pelatihan dasar ini menekankan pada nilai-nilai dasar ASN yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi ini akan menjadi acuan dan pondasi dasar yang akan membentuk karakter ASN yang berdaya saing dan kompeten untuk menyambut cita cita ASN berkelas dunia pada tahun 2045,” ujarnya.

Nilai-nilai ASN, lanjut  Imran Jausi harus dicermati, tahun kemarin dua tahun baru bisa PNS sekarang hanya setahun sudah bisa diangkat menjadi PNS.

Baca juga:  Wujudkan Smart City, Bupati Wajo MoU SPBE dengan Universitas Telkom

Metode pelatihan dasar diperuntukkan golongan III ini telah menggunakan pendekatan expressional learning, dengan memanfaatkan metode dan strategi pembelajaran yang variatif, seperti pembekalan materi,diskusi kelompok, pemutaran film pendek,simulasi dan ilustrasi dari sejumlah aktifitas belajar serta studi kasus yang telah dirancang di dalam kelas kelas pembelajaran nantinya.

Sementara Staf ahli Bupati Drs. Herman setelah mengikuti Latsar dan Diklat Prajabatan, para CPNSD lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo diharapkan memiliki kemampuan beradaptasi dilingkungan kerja masing masing dengan menunjukkan kinerja terbaik dalam melaksanakan tugas fungsi, sehingga berperan sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang profesional dalam melayani masyarakat.

“Diklat ini menjadi prasyarat pengangkatan menjadi PNS semoga semua mendapat predikat terbaik,” ungkap Herman.(Advertorial)

Baca juga:  Silaturahmi dengan Wartawan, Sufriadi Arif Ajak Para Jurnalis Tetap Netral di Tahun Politik 2019

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pembangunan Pasar Tempe Dimulai, Ketua Komisi II DPRD Wajo: Diharapkan Selesai Tepat Waktu

Sulsel

Terapkan New Traffic Management, Dishub Makassar Akan Merubah Jalur Pantai Losari

Sulsel

Rapat Koordinasi Antara Pers dan Pemda

Sulsel

Bupati Amran Menyampaikan Duka Cita Mendalam Atas Meninggalnya Mantan Ketua DPRD Wajo

Daerah

Saking Idolanya, Istri Kepala Desa di Wajo Beri Nama Anaknya SYL

Advertorial

Dukung Bupati Berantas Pungli, Ini Kata Politisi Nasdem

Advertorial

Hadiri PKN, Wabup Harapkan Budaya Masyarakat Wajo Tetap Lestari

Advertorial

Rakor Penyesuaian Data RPJMD 2019-2024, Bupati Wajo: 25 Program Unggulan Harus Sinkron dengan Visi-Misi